Fungsi vitamin E dalam tubuh

Kesehatan 0 Comments

Bekas luka yang membandel, karena bekas luka cacar, jatuh, benda tajam atau terbakar, sering dianggap mengganggu dan merusak penampilan. Apalagi jika muncul di area kulit yang bisa dilihat dengan jelas, hal-hal yang jelas bisa mempengaruhi keselamatan Anda. Karena itu, berbagai metode digunakan untuk mengobati bekas luka ini, salah satunya adalah penggunaan minyak vitamin E. Jadi, apakah ini terbukti efektif secara klinis?

Fungsi vitamin E dalam tubuh

Vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak yang memiliki fungsi antioksidan, yang membantu melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh paparan radikal bebas yang biasanya menyerang tubuh melalui sinar ultraviolet (UV), polusi, dan asap rokok. Selain itu, vitamin E berperan dalam fungsi kekebalan tubuh untuk mencegah tubuh dari serangan berbagai penyakit.

Bisakah Anda mengobati bekas luka dengan vitamin E?
Ada berbagai cara yang bisa ditempuh untuk mengobati bekas luka membandel, salah satunya adalah aplikasi minyak vitamin E untuk bekas luka.

Bahkan, mengutip dari halaman Very Well Health, sebuah studi dalam Journal of Plastic, Reconstructive and Aesthetic Surgery pada 2011 menunjukkan bahwa vitamin E yang digunakan dua kali sehari tidak menghasilkan hasil yang signifikan untuk perawatan bekas luka.

Studi lain juga menemukan bahwa penggunaan salep dengan vitamin E tidak menghasilkan hasil yang signifikan dalam mengobati titik-titik hit pada orang dengan kanker kulit. Bahkan, sepertiga dari mereka yang menderita kanker kulit justru mengalami gatal-gatal dan kemerahan di kulit mereka.

Namun, hasil yang berbeda telah ditemukan pada anak-anak yang memiliki bekas luka bedah di tubuh mereka. Mereka menggunakan vitamin E tiga kali sehari dan hasilnya tidak menunjukkan pertumbuhan keloid atau jaringan parut yang berlebihan di area bekas luka bedah.

Pada intinya, para peneliti sejauh ini belum dapat memastikan manfaat optimal pemberian minyak vitamin E untuk mengobati bekas luka. Namun, masih dimungkinkan untuk menggunakan vitamin E dalam bentuk lain, misalnya dari suplemen atau sumber makanan vitamin E.

Suplemen vitamin E untuk penyembuhan
Meskipun penggunaan minyak vitamin E belum terbukti benar-benar efektif dalam merawat bekas luka pada tubuh, beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin E dapat bekerja secara efektif dan lebih baik jika Anda ingin memperbaiki kulit yang rusak.

Misalnya, suplemen vitamin E dapat melindungi jaringan tubuh dari radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh sehingga mempercepat proses penuaan.

Selain itu, juga bermanfaat dalam pembentukan sel darah merah yang berguna untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh bagian tubuh. Kedua fungsi ini memainkan peran penting dalam proses penyembuhan bekas luka.

Apa risiko yang dapat timbul saat menggunakan minyak vitamin E?
Efek menggunakan minyak vitamin E bervariasi, risiko terbesar adalah dapat menyebabkan reaksi alergi jika kulit sensitif. Gejalanya meliputi kemerahan, gatal dan ruam.

Coba alternatif lain untuk mengobati bekas luka
Selain menggunakan vitamin E, masih ada alternatif lain yang dipercaya bisa mengobati bekas luka Anda. Misalnya, menggunakan madu, sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 2.000 orang menemukan bahwa madu memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi. Penelitian di Universitas Waikato juga mencapai hasil yang sama dari penggunaan madu untuk menghilangkan bekas luka.

Cara teraman jika Anda ingin melakukan perawatan untuk mengobati bekas luka yang mengganggu penampilan Anda, Anda harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter Anda. Biasanya, dokter akan meresepkan resep dalam bentuk perawatan, krim atau obat-obatan yang sesuai dan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit Anda.

Baca juga: